Bagi Anda yang bekerja di bidang konstruksi, mild steel mungkin bukan barang asing. Bagi Anda yang mungkin belum terlalu paham, mild steel adalah sejenis baja. Secara harfiah mild steel berarti baja lunak. Lha kok lunak? Ya, lunak jika dibanding dengan baja biasa atau baja paduan (alloy steel).

Mild steel Material Multifungsi

Ini karena kandungan karbonnya yang lebih rendah, sekitar 0.05% hingga 0.25% dari berat totalnya. Sementara baja umumnya memiliki kandungan antara 0.30% hingga 2.0% (lebih dari itu Anda mendapatkan besi tempa).

Sifat Mild Steel

Karena sifat karbon pada baja membuat keras dan getas (jika tidak diberi logam paduan lainnya), maka semakin rendah kandungan karbonnya, baja pun semakin ‘lunak.’ Baja ini lebih mudah dibentuk.

 

Baca juga: 10 Inspirasi berbagai model pintu rumah

Baja ini juga mudah dimanufaktur dengan mesin. Pengelasannya juga sangat mudah dibandingkan dengan berbagai baja berkadar karbon tinggi.

Walau begitu,  sifat rendah karbon mild steel ini membuatnya sukar untuk diperkeras atau diperkuat melalui pemanasan dan pendinginan. Kadar karbon yang rendah juga berarti bahwa hanya ada sedikit karbon dan elemen paduan lainnya yang bisa menghambat dislokasi struktur kristalnya.

Pendeknya, kekuatan tensilnya lebih rendah dari baja karbon tinggi atau baja alloy. Kandungan besi dan feritnya juga membuatnya bersifat magnetik.

Tidak adanya unsur-unsur yang tersedia pada baja stainless (utamanya krom) juga berarti bahwa kandungan besi pada baja ini bisa berkarat jika tidak dilapisi dengan baik.

Baca juga: Tips dasar memilih pintu yang cocok untuk rumah

Terlepas dari semua kelebihan dan kekurangannya, satu keunggulan material ini dari lainnya adalah harganya yang sangat kompetitif. Maka tidak heran jika baja ini banyak digunakan untuk berbagai keperluan.

Berbagai Penerapan Mild Metal di Bidang Industri

Sebagai Baja Struktural Bangunan

Saat ini baja lunak sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari bidang konstruksi bangunan. Baja ini sangat disukai sebagai materail kerangka bangunan karena kekuatannya yang sangat bagus. Baja ini bisa menahan beban hingga 20 ton. Lebih dari itu, baja lunak aman untuk gempa dan tidak hancur karena api atau serangga.

Industri Mesin

Karena mudah dibentuk dan dilas, baja lunak sangat banyak digunakan untuk menggunakan bagian-bagian mesin. Sebagai contoh, bagian-bagian komponen mobil banyak menggunakan baja lunak. Semua karena tidak membuat ribet saat pemrosesan dan finishingnya.

Industri Cookware

Tidak seperti para ibu yang suka peralatan stainless steel, para chef dan ahli makanan suka peralatan masak dari mild carbon. Alasannya, jika dijadikan pisau, maka tidak cepat tumpul dan tajam lebih lama. Mild steel juga memiliki batas temperatur yang lebih tinggi dan bahkan bersifat non-stick (tidak lengket) setelah dipakai berkali-kali.

Baca juga: Dapur berantakan? lakukan cara mudah ini

Industri perpipaan

Sifatnya yang sangat mudah dibentuk membuat mild steel disukai dalam industri pipa. Maka kemudian pipa baja lunak galvanisasi sangat populer, karena kokoh dan tahan cuaca. Pipa ini jadi pilihan untuk menyalurkan gas alam, air, hingga bir.

Desain Eksterior

Mild steel umum digunakan sebagai pintu gerbang dan pagar. Karakternya yang kuat dan tidak mudah patah (seperti besi tempa), membuat baja ini menjadi pilihan populer. Sifatnya yang mudah dibentuk, awet, serta low-maintenance, juga membuat para arsitek mencintainya. Bahkan bisa pula diukir dengan laser cut. Lebih jauh lagi, mild steel juga bisa dicat sesuai selera pemiliknya.

Leave a Reply