MIG & TIG Welding

Daftar isi

Definisi

MIG (Metal Inert Gas) dan TIG (Tungsten Inert Gas) adalah metode pengelasan berbasis gas pelindung inert seperti argon atau helium untuk mencegah oksidasi saat logam disatukan.MIG menggunakan kawat elektroda kontinu, sedangkan TIG menggunakan elektroda tungsten non-konsumsi.

Fungsi dan Tujuan

Menghasilkan sambungan bersih dan presisi.Mencegah kontaminasi oksidasi pada logam.Meningkatkan estetika hasil las (visual appearance).Digunakan untuk material tipis dan stainless steel.

Komponen

Komponen utama:- Sumber daya listrik DC/AC.- Gas pelindung (argon, CO₂, helium).- Torch welding (MIG gun/TIG torch).- Kawat pengisi (filler wire).Parameter seperti arus, tegangan, dan aliran gas disesuaikan dengan jenis material.

Penerapan di Proyek 22Lasers

MIG dan TIG welding digunakan 22Lasers dalam fabrikasi presisi, khususnya pada:Copper Smelter Plant – GresikSynthetic Rubber Indonesia Plant – AnyerMetode ini melengkapi SMAW pada pekerjaan struktur berat.

Standar dan Regulasi Terkait

AWS D1.1 – Structural Welding Code.ISO 4063 – Welding Process Classification.ISO 9606 – Qualification of Welders.EN ISO 5817 – Welding Quality Levels.

Istilah Terkait

Welding ProcessWelding ElectrodeWeld InspectionMetal Fabrication & Welding

Referensi dan Sumber Teknis

AWS D1.1.ISO 9606.EN ISO 5817.Dokumen pengujian las 22Lasers.