Dalam perancangan struktur, pelat berfungsi sebagai elemen horizontal yang menyalurkan beban dari aktivitas di lantai ke sistem penopang utama.Pemahaman distribusi beban penting untuk menghindari deformasi dan retak berlebih.
Menentukan arah dan besaran beban yang diteruskan ke balok.Menjamin efisiensi desain struktur lantai.Menghindari kerusakan akibat pembebanan tidak merata.Meningkatkan stabilitas dan kekakuan lantai.
Komponen perhitungan distribusi beban:- Tebal pelat dan bentang antar balok.- Tipe tumpuan (sederhana, jepit, menerus).- Jenis beban (mati, hidup, gempa).- Diagram momen dan geser pelat.Analisis dilakukan dengan software seperti ETABS atau SAFE.
22Lasers menggunakan prinsip distribusi beban pelat pada desain struktur proyek:Gedung 3 Lantai Triple X StudioMain Office PT Semen Tonasa – PangkepDesain mengikuti layanan Sipil dan Desain Struktur.
SNI 2847:2019 – Perencanaan Struktur Beton.EN 1992-1-1 – Eurocode 2.ACI 318 – Building Code Requirements for Structural Concrete.SNI 1727:2020 – Beban Minimum Bangunan.
Beam & Column DesignReinforced ConcreteStructural AnalysisSipil dan Desain Struktur
SNI 2847.ACI 318.EN 1992-1-1.Laporan analisis pelat proyek 22Lasers.
PT Dua Dua Laserindo
Jl Barito No 6A
Bunulrejo, Blimbing
Malang, Jawa Timur Indonesia 65124
Website & Digital Marketing by Crooud Agency.