Metode ini dikenal juga sebagai las busur listrik manual dan merupakan teknik las paling umum di proyek konstruksi.SMAW digunakan karena peralatannya sederhana, fleksibel, serta mampu menghasilkan sambungan kuat di lapangan.
Menghasilkan sambungan las berkualitas tinggi untuk berbagai posisi pengelasan.Dapat digunakan di area terbuka maupun ruang terbatas.Menjadi metode utama dalam pekerjaan erection struktur baja.Biaya operasional rendah dan mudah dikontrol.
Komponen utama proses SMAW:- Mesin las listrik (AC/DC power source).- Elektroda berlapis fluks (E6013, E7018).- Holder dan kabel las.- Area kerja dan alat pelindung diri (APD).Parameter arus, tegangan, dan kecepatan gerak disesuaikan dengan tebal material.
22Lasers menggunakan SMAW pada tahap erection di proyek:Cement Plant PT Semen Tonasa V – PangkepCopper Smelter Plant – GresikLhoknga Cement Plant ReconstructionSetiap hasil las diperiksa dengan NDT (Non-Destructive Test) untuk menjamin kualitas sambungan.
AWS D1.1 – Structural Welding Code – Steel.ISO 4063 – Welding Process Classification.SNI 7033 – Prosedur Pengelasan Baja Struktural.EN ISO 9606 – Qualification of Welders.
Welding ProcessWelding JointWelding ElectrodeMetal Fabrication & Welding
AWS D1.1.ISO 4063.SNI 7033.Manual pelatihan dan sertifikasi welder 22Lasers.
PT Dua Dua Laserindo
Jl Barito No 6A
Bunulrejo, Blimbing
Malang, Jawa Timur Indonesia 65124
Website & Digital Marketing by Crooud Agency.