Steel Fabrication

Daftar isi

Definisi

Proses fabrikasi baja melibatkan pengolahan bahan mentah menjadi komponen struktural seperti kolom, balok, dan truss sesuai gambar kerja.Fabrikasi dilakukan di workshop dengan kontrol kualitas tinggi sebelum dikirim ke lokasi proyek untuk dirakit (erection).

Fungsi dan Tujuan

Menjamin ketepatan dimensi, kekuatan sambungan, dan kualitas permukaan baja.Meningkatkan efisiensi erection di lapangan dengan komponen siap rakit.Menekan biaya dan waktu proyek melalui proses fabrikasi terstandar.

Komponen

Tahapan utama steel fabrication:- Pemotongan (cutting) dan penandaan (marking).- Pembentukan (bending/rolling).- Penyambungan (welding/bolting).- Finishing (painting, galvanizing).Setiap tahap harus mengikuti prosedur inspeksi dan pengujian NDT.

Penerapan di Proyek 22Lasers

Diterapkan pada proyek EPC dan struktur industri 22Lasers seperti:Cement Plant PT Semen Tonasa VCoal Handling Facility – Tanjung EnimCopper Smelter Plant – Gresik

Standar dan Regulasi Terkait

AWS D1.1 – Structural Welding Code – Steel.ISO 3834 – Quality Requirements for Welding.SNI 1729 – Baja Struktural Bangunan Gedung.ISO 8501 – Persiapan Permukaan Baja untuk Pengecatan.

Istilah Terkait

Welding ProcessStruktur BajaNon-Destructive Test (NDT)Metal Fabrication & Welding

Referensi dan Sumber Teknis

AWS (American Welding Society).ISO 3834 Certification Guide.Standar internal 22Lasers – QA/QC Fabrication Manual.