Welding Joint

Daftar isi

Definisi

Dalam pekerjaan fabrikasi baja, kualitas sambungan las sangat menentukan integritas struktural secara keseluruhan.Desain sambungan yang tepat memastikan beban tersalurkan merata dan menghindari konsentrasi tegangan.

Fungsi dan Tujuan

Menyatukan elemen baja menjadi satu kesatuan struktural.Menyalurkan beban antar komponen dengan aman.Meningkatkan efisiensi sambungan melalui pemilihan metode las yang tepat.Mendukung kekuatan dan keawetan struktur.

Komponen

Jenis Welding Joint:- Butt Joint.- Lap Joint.- T-Joint.- Corner Joint.- Edge Joint.Pemilihan jenis sambungan ditentukan oleh posisi, tebal material, dan metode pengelasan.

Penerapan di Proyek 22Lasers

22Lasers menerapkan Welding Joint pada proyek EPC seperti:Cement Plant PT Semen Tonasa V – PangkepCoal Handling Facility – Tanjung EnimSemua sambungan diuji melalui Non-Destructive Test (NDT) sesuai standar AWS dan ISO.

Standar dan Regulasi Terkait

AWS D1.1 – Structural Welding Code.ISO 2553 – Welding Symbol Representation.EN ISO 5817 – Quality Levels for Imperfections.SNI 7033 – Prosedur Pengelasan Baja Struktural.

Istilah Terkait

Welding ProcessFabrication DrawingFatigue AnalysisMetal Fabrication & Welding

Referensi dan Sumber Teknis

AWS D1.1.ISO 2553.EN ISO 5817.Dokumen inspeksi sambungan las 22Lasers.