fbpx
Eksterior

Gaya Rustic, Untuk Konsep Pagar Rumah Sederhana

By September 9, 2019 No Comments

Gaya Rustic? Konsep apakah itu? Apakah cocok diterapkan untuk pagar rumah sederhana? Tapi tahukah anda, jauh sebelum gaya rustic dikenal luas, sebenarnya masyarakat Indonesia telah lama mengaplikasikannya. Penasaran? Mari kita ulas satu persatu

Apa itu Gaya Rustic?

Menurut kamus Bahasa Indonesia, Rustic artinya tua atau berkarat. Gaya rustic adalah konsep rumah dengan tekstur yang tanpa finishing. Sehingga hasilnya masih kasar dan menonjolkan sisi alami dari material itu sendiri. Ciri gaya rustic yaitu penggunaan bahan-bahan tanpa penyelesaian proses akhir (finishing).Pagar rumah sederhana

Contohnya bagian dinding dalam atau luar yang tidak diplester dengan aci. Atau bisa juga menggunakan aci, tapi tetap menonjolkan tekstur-tekstur batu yang kuat, sehingga nuansa tua dan tempo dulu tetap didapatkan.

Jika anda merupakan penggemar bangunan modern, maka konsep rumah country sebenarnya mendekati gaya rustic ini. Anda cukup menggunakan material kayu dan batu yang lebih banyak tanpa finishing untuk mendapatkan kesan alami dari kedua material tersebut. Baca juga, Kumpulan pagar rumah menggunakan kayu palet

Bagi anda yang merupakan pecinta desain minimalis namun tertarik dengan gaya rustic, anda dapat mengkombinasikan keduanya. Anda dapat memperbanyak penggunaan batu-batuan dengan warna netral dan tidak mencolok untuk menambah kesan rustic, namun tetap mempertahankan desain minimalis yang anda sukai.

Sejarah Gaya Rustic

Merunut pada asal usulnya, arsitektur Rustic merupakan gaya arsitektur dari Amerika Serikat yang digunakan untuk bangunan pemerintah di desa atau struktur dan interior rumah pribadi. Gaya ini dipengaruhi oleh gaya pengrajin Amerika. Gaya rustic kemudian dibawa pada era Romawi hingga Renaisans. Gaya rustic lebih memusatkan diri pada finishing fasad dengan bebatuan yang teksturnya kasar dan kontras, lengkap dengan ornamen pendukung yang dapat mempercantik setiap ruangan di rumah.Pagar rumah sederhana

Berlanjut ke abad 18, ciri unfinished dari gaya rustic diaplikasikan ke material kayu yang dilapisi pasir hingga menyerupai batu. Berkembangnya ide dan kreasi, membuat rustic kini identik dengan elemen yang bentuknya tidak sama, acak, dan bertentangan dengan kerapihan, lewat material yang dibiarkan unfinished dan bertekstur kasar.

Aplikasi Gaya Rustic di Indonesia

Sadar atau tidak, Indonesia sudah bertahun-tahun atau sejak ratusan tahun lalu menerapkan gaya rustic. Terutama untuk rumah-rumah tradisional di pedesaan. Sayangnya, sebagian besar penduduk pedesaan tidak tahu bahwa gaya rustic ini sedang tren di kota-kota besar dunia.

Pagar rumah sederhanaDi Indonesia, aplikasi gaya rustic saat ini terutama ditunjukkan di rumah makan atau restoran yang mengusung konsep tempo lama. Pagarnya tidak diplester dengan rapi. Atapnya tidak menggunakan plafon, namun hanya susunan kayu yang ditata mengikuti kemiringan atap. Baca juga, Desain dan gambar model pagar rumah tembok 2019

Dinding dan temboknya juga masih menggunakan batu-bata yang tampak menonjol jelas tanpa diberikan sentuhan finishing. Kolam ikan yang dibuat sederhana dengan ikan-ikan liar di dalamnya. Sehingga ketika anda memasuki gerbangnya saja, nuansa tempo dulu sudah dapat anda rasakan dengan kental.Pagar rumah sederhana

Gaya Rustic Untuk Pagar Rumah Sederhana

Gaya rustic untuk eksterior menekankan pada desain dan pilihan material yang konsepnya menyatu dengan alam. Jangan bayangkan bahwa aplikasi gaya rustic di eksterior, khususnya pagar, membuatnya jadi terlihat lusuh dan kusam.Pagar rumah sederhana

Jika anda menginginkan pagar rumah sederhana dengan sentuhan rustic, anda bisa mengkombinasikannya dengan gaya arsitektur minimalis. Hal ini karena gaya rustic fleksibel dikombinasikan dengan desain lain. berikut ini adalah tips mengkombinasikan antara gaya rustic dan minimalis menciptakan pagar rumah sederhana.

Material Kayu

Jika anda memilih material kayu untuk pagar minimalis, gunakanlah kayu yang tanpa finishing yang ujungnya kasar dan tanpa polesan.Pagar rumah sederhana

Jangan menggunakan kayu imitasi atau kayu dengan polesan yang berkilauan, karena anda hanya akan mendapatkan gaya minimalisnya saja, namun kehilangan gaya rustic yang seharusnya anda tonjolkan. Jika anda punya beberapa balok kayu bekas, segera manfaatkan sebagai material utama pagar rumah. Dengan ini anda dapat menekan biaya bahan baku lebih rendah. Baca juga, Tips dan trik sebelum menggunakan pintu pagar minimalis

Pola dan Warna yang Natural

Mengkombinasikan pola dan warna antara gaya rustic dan minimalis sebenarnya tidak sulit. Karena baik rustic maupun minimalis, keduanya mengedepankan pola yang tidak rumit, warna netral, dan kesan natural. Jika anda enggan menggunakan kayu kasar dan balok-balok kayu, anda dapat menggunakan tumpukan batu dengan pola mendatar atau vertikal yang diaci kasar.Pagar rumah sederhana

Anda tidak perlu menambahkan cat berwarna-warni karena akan menghilangkan kesan rustic maupun minimalis. Untuk menambahkan kesan natural, anda bisa menghias pagar dengan tanaman rambat atau pot-pot berisi tanaman hijau di kanan kiri pintu pagar.

Leave a Reply

WhatsApp chat