fbpx
Eksterior

Pastikan Ketahui Ini Sebelum Membeli Pintu Pagar Besi Minimalis

By Agustus 24, 2019 No Comments

Anda sudah memutuskan pintu pagar besi minimalis sebagai pilihan eksterior rumah anda? Atau mungkin anda masih menimbang-nimbang harus memilih material apa yang paling cocok untuk diterapkan? Jika pagar besi ada dalam daftar pilihan anda, maka kami akan mengulas hal-hal apa yang harus anda pertimbangkan sebelum memilih pagar besi. Yuk cek artikel berikut ini!

Sejarah Pagar Besi

Apakah pintu pagar besi minimalis sudah ada sejak dulu? Ternyata, dahulu rumah tidak menggunakan pagar di sekelilingnya. Seiring berjalannya waktu, untuk membatasi wilayah rumah dengan jalan umum, mulailah dibuat pembatas. Awalnya, pembatas yang digunakan hanya tanaman teh-tehan. Tanaman apakah ini?

Teh-tehan atau Acalypha siamensis merupakan tanaman bercabang banyak membentuk semak. Daunnya berukuran sedang dan tumbuh membentuk rumpun. Tanaman ini dapat membentuk pagar hidup tanpa perlu material atau tanaman pendukung lain.

Tanaman ini dapat diperbanyak di sekeliling rumah sebagai pagar dengan cara stek batang termudanya. Keunggulannya, teh-tehan juga tidak perlu perawatan khusus seperti pemupukan untuk membuatnya tetap bertahan hidup. Hanya perlu penyiraman air secara rutin agar tidak layu.

Baca juga: Mau Tau Model Pagar Minimalis Yang Sedang Trend? Lihat Disini

Seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai beralih dari pagar hidup ke bambu. Batang-batang bambu dipotong dan disusun horizontal mengelilingi rumah sebagai pembatas sederhana. Tingginya pun hanya sepinggang orang dewasa. Pagar ini dinilai lebih efisien karena tidak perlu disiram maupun dipotong cabang-cabangnya seperti pagar teh-tehan. Pagar jenis ini pun masih digunakan hingga saat ini.

Perubahan tren pagar dari waktu ke waktu mengedepankan sisi efektivitas, efisiensi, dan kesederhanaan. Karena itu munculah konsep pagar minimalis. Konsep ini mengedepankan material yang kuat, awet, tidak mudah lapuk, tahan terhadap air hujan, namun dengan model atau desain yang tidak rumit. Salah satu material  yang cocok untuk diaplikasikan yaitu besi.

Baca juga: Memperindah Interior Dengan Partisi Ruangan? Ini Tipsnya!

Jenis Material Untuk Pintu Pagar Besi Minimalis

Anda dapat memilih sendiri jenis material apa yang anda inginkan untuk membuat pagar besi. Namun, kami akan meringkas beberapa material besi yang sering digunakan untuk pagar rumah yaitu:

1. Besi cor (cast iron): material ini dibentuk dengan cara menuangkan cairan besi ke dalam cetakan hingga menjadi bentuk seperti yang diinginkan.

Pintu Pagar Besi Minimalis

2. Besi tempa (wrought iron): besi jenis ini dibentuk dengan cara dipanaskan, kemudian dipukul berulang kali dan dibengkokkan hingga diperoleh bentuk yang diinginkan.

Pintu Pagar Besi Minimalis

3. Besi siku: besi ini memiliki bentuk sudut 90 derajat. Panjangnya yaitu 6 meter. Besi siku terbagi menjadi berbagai macam tipe untuk segala kebutuhan, baik yang berlubang maupun tidak.

Pintu Pagar Besi Minimalis

4. Besi beton polos dan ulir: besi beton adalah beis yang digunakan untuk penulangan konstruksi beton, atau dikenal dengan beton bertulang. Besi beton ini terdiri dari dua jenis yaitu besi beton polos (plain bar) dan besi beton ulir (deformed bar)

Pintu Pagar Besi Minimalis

Pintu Pagar Besi Minimalis

5. Besi pipa: besi pipa merupakan besi dengan bentuk tabung berongga. Besi jenis ini umumnya digunakan untuk produksi mesin maupun elemen arsitektur, hingga kebutuhan lainnya.

Pintu Pagar Besi Minimalis

6. Besi plat: besi plat adalah besi lembaran yang merupakan bahan baku untuk segala kebutuhan. Jenisnya bermacam-macam diantaranya yaitu base plate, strip plate, plat kapal, plat kembang, dan plat bordes.

Pintu Pagar Besi Minimalis

7. Besi hollow: besi hollow umumnya terbuat dari besi galvanis, stainless atau besi baja untuk segala keperluan. Bentuknya yaitu seperti pipa kotak. Jenis ini banyak digunakan di interior maupun eksterior.

Pintu Pagar Besi Minimalis

8. Besi nako: untuk jendela kaca nako maupun keperluan lain.

Pintu Pagar Besi Minimalis

9. Besi wiremesh: besi ini berbentuk seperti kawat dan dianyam menjadi lembaran. Oleh karena itu di Indonesia lebih populer dengan sebutan besi atau kawat anyam atau bronjong, berbentuk kotak-kotak atau jajaran genjang.

Pintu Pagar Besi Minimalis

Desain Pintu Pagar Besi Minimalis

Penggunaan besi sebagai pintu pagar minimalis umumnya bergaya klasik. Sekalipun gaya ini tetap populer, namun jika anda menginginkan desain unik lain pada pagar besi, anda bisa mengkombinasikannya dengan bahan lain atau desain-desain unik sesuai karakteristik anda.

Nah berikut ini adalah beberapa desain pagar besi minimalis yang dapat anda jadikan inspirasi.

Pagar Kombinasi Batu dan Kawat Bronjong yang Antimainstream

Jangan khawatir untuk mencoba pintu pagar antimainstream ini. Anda bisa mengkombinasikan antara kawat besi yang diisi dengan batu. Kawat besi yang digunakan yaitu jenis bronjong atau wiremesh, yang dapat menahan batu dalam jumlah banyak. Untuk memberikan kesan natural. Gunakan batu-batu halus berukuran kecil yang estetik.

Pintu Pagar Besi Minimalis

Pintu pagar jenis ini memiliki keunggulan selain menarik, yaitu biaya yang dikeluarkan juga tidak banyak. Anda juga tidak usah khawatir kawatnya akan berkarat, anda bisa menanyakan kepada produsen berapa lama jaminan anti karatnya bertahan. Beberapa produsen menjaminnya selama 50 tahun.

Pagar Kombinasi Besi dengan Batu Bata untuk Kesan Simpel

Jika anda menginginkan pintu pagar besi yang kuat namun tidak monoton, anda bisa mengkombinasikan besi teralis dengan batu bata merah. Besi teralis hingga saat ini masih menjadi pilihan favorit para pecinta eksterior minimalis. Besi ini memiliki keunggulan seperti kuat, awet, dan tidak mudah kusam. Harganya pun bervariasi antara Rp 350.000 hingga Rp 500.000/m2 tergantung dari material (hollow hitam, galvanis, dan galvanis anti karat).

Pintu Pagar Besi Minimalis

Batu bata merah harganya berada di kisaran Rp 425/bata dan Rp 600/bata untuk bata merah oven. Jika anda masih memiliki sisa batu bata merah tidak terpakai, ini akan lebih menghemat biaya karena anda tidak perlu membeli yang baru. Untuk menjaga keawetannya agar tidak berlumut, anda bisa menggunakan clear coating dan invisible coating. Clear coating memberikan kesan mengkilap, basah, dan membentuk lapisan di atas permukaan batu. Jenis coating ini nampak lebih bersih dan indah, serta membuat kesan mewah. Sedangkan invisible coating bersifat tahan air dan membuat batu nampak alami (tidak mengkilap). Tapi jika anda menyukai kesan alami pada pagar anda, tidak ada salahnya untuk membiarkan lumut-lumut hijau tumbuh diantara sela-sela batu bata sehingga tampak lebih cantik.

Baca juga: Gamau sumpek? Coba partisi ruangan minimalis ini

Leave a Reply

WhatsApp chat